Skip links

Self-Portrait with Thorn Necklace and Hummingbird oleh Alfian Dippahatang

Catatan Redaksi: Seperti diungkap penulisnya, puisi-puisi ini terinspirasi dari lukisan-lukisan Frida Kahlo, pelukis legendaris asal Meksiko yang terkenal dengan karya self-portrait, yang diduga terinspirasi dari kisah hidupnya. Puisi-puisi ini nampak mencoba membahasakan lukisan-lukisan tersebut ke dalam bentuk kebahasaan tulis berupa puisi. Dengan demikian, membaca puisi-puisi ini seperti membaca lukisan Frida

Ibu Sungai oleh Dedy Tri Riyadi

Catatan Redaksi: Puisi-puisi ini hadir sebagai respon dari teks-teks lain yang umumnya sudah banyak dikenal. Puisi berjudul Ibu Sungai misalnya, nampak merespon puisi berjudul Tigris karya Goenawan Mohammad. Puisi ini sekaligus mengonstruksi pikiran-pikiran tentang perdamaian di kawasan tempat lahirnya peradaban pertama sekaligus wilayah yang terus menerus bergejolak hingga dewasa ini.

Instagram oleh Fajar Kliwon

Catatan Redaksi: Tuhan cukup adil. Menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki tapi sekaligus manusia (baik laki-laki dan perempuan) dilahirkan dari rahim seorang perempuan. Untuk itulah seharusnya tak ada yang lebih tinggi di antara keduanya. Puisi-puisi yang hadir ini menyuguhkan perempuan tidak saja sebagai objek tetapi menjadi subjek yang bebas, memiliki

Pulang oleh Ani Suryani

Catatan Redaksi: Puisi-puisi Ani Suryani mengisahkan cerita cinta yang sederhana seperti cinta seorang ayah pada anaknya, cinta dua sejoli atau cinta seorang kepala keluarga pada keluarganya. Diksi-diksi yang dipilih adalah diksi-diksi sehari-hari dan metafor-metafor yang hadir juga mudah dipahami, menjadikan puisi ini mengesankan kesederhanaan penggunaan bahasa. Dengan tema yang sederhana dan

Ritual Kematian oleh Noni Erviani Lubis

Catatan Redaksi: Puisi ini menghadirkan kematian dengan sangat intim. lukisan suasana sepi serta kerinduan pada mereka yang terpisah dua dunia menjadikan puisi ini memiliki nuansa liris, emosional, namun tetap terjaga. Meskipun terasa hikmat, ada larik-larik yang cukup menghentak, menghadirkan ironi dalam kelirisan itu, kedekatan yang dibangun sebagai ilusi, melalui dialog

Ziarah oleh Dhani Susilowati

Catatan Redaksi: Puisi berjudul Ziarah nampak memperlihatkan pertentangan antara hal-hal yang mengikat dengan yang membebaskan. Dalam puisi tersebut, aku lirik berusaha untuk melepaskan diri dari ikatan yang selama ini membelenggunya. Namun setelah berani bertindak atas nama kebebasan tersebut, ia kemudian malah terjebak pada kebimbangan. Hal ini terjadi karena kebebasan berada

Tamasya ke Alam Baka oleh Fatah Anshori

Catatan Redaksi: Tamasya ke alam baka adalah puisi yang bisa ditafsirkan menjadi dua hal: 1. Bercerita tentang perjalanan ruh menuju yang abadi 2. Bercerita tentang penantian sebelum ajal tiba Jika yang pertama, maka puisi ini menceritakan sebuah proses perjalanan ruh. Artinya, alam baka merupakan sebuah alam yang berlapis setelah kematian.

Dan Di Kamar Ini Kami Telanjang oleh Chaerus Sabry

Catatan Redaksi: Puisi Dan Di Kamar Ini Kami Telanjang mencoba menceritakan soal kemalangan hidup. Menariknya, masalalu dalam puisi ini digambarkan sebagai sesuatu yang bernyawa, entitas yang juga memiliki daya hidup. Ada baris-baris yang mengingatkan saya pada kutipan puisi Tak Sepadan karya Chairil berikut: “Aku kira: Beginilah nanti jadinya Kau kawin,