[Ngibul #83] Sajadah Merah

Posted: 15 October 2018 by Asef Saeful Anwar

Dul Kibul tengah menulis naskah dengan nama pena Syaiful Anwar, itu artinya ia sedang membuat tulisan yang berkaitan dengan agama. Dari judulnya saja sudah terlihat: Sajadah Merah. Apakah ia akan menulis cerpen atau artikel? Coba kita tengok paragraf kedua tulisannya: Semua orang yang pernah menggunakan sajadah hampir semuanya dalam rangka…

Read more

[Ngibul #82] Bertemu Sjahrir di Makam Soekarno

Posted: 9 October 2018

Tak seperti nama Soekarno, tidak banyak dari manusia Indonesia generasi sekarang yang mengenal nama Sutan Sjahrir.  Kealfaan sejarah yang sama yang dilupakan kita ialah bahwa tiga bulan setelah Indonesia merdeka—dengan Soekarno-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden, sistem pemerintahan Indonesia berubah dari presidensiil menjadi parlementer karena persuasi cerdas dari sebuah buklet…

[Ngibul #81] Hidup Semaunya Sendiri

Posted: 24 September 2018

Istilah “hidup semaunya sendiri” sering kali memiliki makna yang negatif. Ketika istilah itu diberikan pada seseorang, misalnya seperti ini: “Dasar Kamu, hidup semaunya sendiri, rasakan nanti akibatnya,” hampir dapat dipastikan orang yang diberikan menjadi objek kekesalan dari sang pemberi istilah. Di sini kita dapat menggali lebih dalam menggunakan pertanyaan; Apa…

[Ngibul #79] Susahnya Mendongeng untuk Anak Zaman Now

Posted: 10 September 2018

Saya masih ingat betul, ibu saya sering mendongeng untuk saya sebelum tidur ketika saya masih anak-anak. Dulu ibu saya sering membacakan dongeng yang diambil dari majalah Bobo, atau buku dongeng tipis-tipis yang kadang dibeli di toko buku. Tradisi mendongeng itu coba saya teruskan pada anak saya yang baru berusia dua…

[Ngibul #78] Kekiri-kirian, Kengeri-ngerian

Posted: 3 September 2018

Malam. Bulan separuh, seperti judul lagu dangdut yang tersiar dari radio Marbakat. Marbakat melihat Dul Kibul berjalan ke arah rumahnya. Ia terpaksa matikan suara Lilis Karlina dari radionya, menyambut kawannya itu. “Barusan aku selesai nulis tentang tanda-tanda kebangkitan komunis di Indonesia,” kata Dul Kibul kepada Marbakat sambil memberikan kantong kresek….

Kura-Kura Berjanggut

[Ngibul #77] Perhentian Pertama Membaca Kura-Kura Berjanggut

Posted: 27 August 2018

Mulanya saya begah ketika ditawarkan novel ini oleh admin WarungSastra.com.  Yang saya tanya, ono ra novel amrik liyane Steinbeck? Saat itu saya tertarik sangat dengan East of Eden yang baru saja diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Menimbang beban ongkos kirim pesanan buku yang akan dikirimkan dari Kali Code ke sungai…