Info Menarik

Sudah dibuka: WarungSastra.com

Beli Buku Antologi Cerpen dan Puisi Pilihan Kibul 2017

Sharing Proses Kreatif bersama Bernard Batubara

[Ngibul #88] Andi dan Wati Akhirnya Berpisah untuk Menjaga Kewarasan Otaknya Masing-Masing

Posted: 19 November 2018 by Olav Iban

Setelah delapan tahun berpacaran,  Andi dan Wati akhirnya berpisah untuk menjaga kewarasan otak masing-masing. Keputusan itu sudah dirancang dalam batin mereka sejak tahun kelima. Tiap kali muntap, erupsinya gagal karena bertepatan dengan Idul Fitri. Pada akhirnya, perpisahan mereka diucap juga oleh dua bibir yang saling mengumpat empat hari sekali selama…

Read more

Puisi/Cinta Membawa Janji

Posted: 18 November 2018

Perulangan, Pertentangan, dan Kejutan Searah Jalan Pulang hadir dan mendorong saya untuk berupaya pulang kepada cinta, pulang kepada puisi. Tetapi, adakah orang yang bisa kembali pada cinta? Dari sinilah saya akan mulai membual tentang cinta/puisi.   Setiap kepulangan selalu berupa kepulangan yang baru, kepulangan yang tak akan pernah sama dengan kepulangan-kepulangan…

Read more

Crossroad (1994): Jalan Pintas Mengenal Bon Jovi

Posted: 15 November 2018

Sebagai orang yang ingin memulai menyimak dengan seksama karya-karya dari sebuah band, jalan pintas yang paling umum dilakukan adalah dengan mendengarkan album Greatest Hits atau yang sejenisnya. Memang album Greatest Hits biasanya hanya memuat lagu-lagu paling terkenal, namun bukan berarti album seperti itu tidak memuat album terbaik dari sebuah grup…

Read more

[Ngibul #87] Kisah Bacula dan Kawan-kawannya

Posted: 12 November 2018

Matahari bersinar terik, membuat daun-daun tampak berwarna coklat layu. Angin yang berhembus terasa sangat kering. Para binatang tampak tergolek tak berdaya. Pepohonan merundukkan batangnya dan semak belukar tampak lesu. Seekor landak dengan sisa tenaganya tengah menggali tanah untuk menutupi tubuhnya dari panas matahari sementara tikus dan ular memilih berteduh di…

Read more

Boyolali oleh Andrian Eksa

Posted: 9 November 2018

Boyolali Boyolali adalah ibuDarah yang alir dalam tubuhku,Susu yang kusesap, dan tubuh yang kudekapKini semakin menua dan aromanya tak sedap. Di kota ini, harapan adalah pohon-pohonyang ditebang, lalu dibangun kembaliMenjadi taman berwarna-warni.Patung-patung didirikan mengenang yang hilangJalan-jalan diberi nama mencatat segala lukaNisan diukiri daun dan bunga-bungaTumbuh menjadi doa. Boyolali membesarkanku sebagaimana…

Read more