Info Menarik

Sudah dibuka: WarungSastra.com

Beli Buku Antologi Cerpen dan Puisi Pilihan Kibul 2017

Sharing Proses Kreatif bersama Bernard Batubara

[Ngibul #83] Sajadah Merah

Posted: 15 October 2018 by Asef Saeful Anwar

Dul Kibul tengah menulis naskah dengan nama pena Syaiful Anwar, itu artinya ia sedang membuat tulisan yang berkaitan dengan agama. Dari judulnya saja sudah terlihat: Sajadah Merah. Apakah ia akan menulis cerpen atau artikel? Coba kita tengok paragraf kedua tulisannya: Semua orang yang pernah menggunakan sajadah hampir semuanya dalam rangka…

Read more

#NgalorNgibul Eps.3 – Hafiz Latiff tentang Penerbit Indie Negeri Jiran

Posted: 11 October 2018

Redaktur Kibul berkesempatan berbincang dengan Hafiz Latiff setelah acara Diskusi #SoreDiJBS bertajuk Membincang Film dan Penerbit Buku di Malaysia, Rabu, 19 September 2018. Hafiz—akrab dipanggil Bang Pis—adalah seorang pekerja buku, pengelola penerbit indie Malaysia Legasi Oakheart, juga pemilik kafe buku Oakheart. Dia sekaligus penulis buku dan memiliki beberapa kelas penulisan….

Read more

Mencintai Bahasa dan Sastra Indonesia Melalui Bulan Bahasa KMSI FBS UNY

Posted: 11 October 2018

Mengapa bulan Oktober sering digunakan untuk memperingati bulan Bahasa? Hal tersebut berawal dari sejarah pada tahun 1928 silam, yakni peristiwa Sumpah Pemuda. Pada saat itulah bahasa Indonesia dinyatakan lahir, melalui Ikrar para pemuda Nusantara yang berbunyi “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Melalui sejarah tersebut, maka bulan Oktober sering diperingati sebagai…

Read more

Mencetak Masa Lalu Ampenan: Fantasi atau Pembebasan?

Posted: 10 October 2018

Melalui kumpulan puisi Di Ampenan, Apa Lagi Yang Kau Cari? (2017), Kiki Sulistyo secara khusus menyoroti fenomena sosial yang terjadi di Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Fenomena-fenomena tersebut sering kali hadir bersama nama latar lokal seperti Simpang Lima, Pantai Ampenan, Kubur Dende, Bioskop Ramayana, Kelayu, dan lain-lain. Puisi-puisi semacam itu…

Read more

Siasat Klasik Merampok Buku di Masa Depan

Posted: 9 October 2018

Udah, tinggal aja. Kamu belum hidup di masa manusia terpikir untuk mencuri buku,  ok. Begitu pesan yang kukirim pada Ina. Ina ragu dan meminta pendapatku perihal meninggalkan novel War and Peace—yang juga masih bau toko—di meja perpustakaan kampus. Ada jeda beberapa saat selepas tanda centang di Whatsapp membiru. Displai ruang…

Read more

[Ngibul #82] Bertemu Sjahrir di Makam Soekarno

Posted: 9 October 2018

Tak seperti nama Soekarno, tidak banyak dari manusia Indonesia generasi sekarang yang mengenal nama Sutan Sjahrir.  Kealfaan sejarah yang sama yang dilupakan kita ialah bahwa tiga bulan setelah Indonesia merdeka—dengan Soekarno-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden, sistem pemerintahan Indonesia berubah dari presidensiil menjadi parlementer karena persuasi cerdas dari sebuah buklet…

Read more