Kopi dan Maskulinitas

Posted: 27 December 2018 by Abidah Naqiya

Asosiasi Kopi dan Maskulinitas Sebuah artikel berjudul ‘Coffee Consumption Differs Between Genders, According to This Infographic’ yang diunggah oleh www.thehuffingtonpost.ca memuat sebuah infografis tentang pola konsumsi kopi laki-laki dan perempuan. Infografis ini dibuat berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Zagat, sebuah situs buatan Amerika Serikat yang bergerak di bidang makanan…

Read more

Puisi/Cinta Membawa Janji

Posted: 18 November 2018

Perulangan, Pertentangan, dan Kejutan Searah Jalan Pulang hadir dan mendorong saya untuk berupaya pulang kepada cinta, pulang kepada puisi. Tetapi, adakah orang yang bisa kembali pada cinta? Dari sinilah saya akan mulai membual tentang cinta/puisi.   Setiap kepulangan selalu berupa kepulangan yang baru, kepulangan yang tak akan pernah sama dengan kepulangan-kepulangan…

Komik Siksa Neraka dan Teknologi Politis Orde Baru

Posted: 18 October 2018

Dalam literatur-literatur otoritatif Islam, imajinasi tentang alam eskatologi dibangun di atas struktur oposisi biner surga dan neraka. Surga adalah lokasi untuk orang-orang patuh, sedangkan neraka merupakan gulag di mana makhluk-makhluk pembangkang dijerumuskan. Para sarjana mencatat bahwa ilustrasi akhirat dalam teks-teks tersebut hanya metafora, sebab surga dan neraka tidak akan mampu…

Mencetak Masa Lalu Ampenan: Fantasi atau Pembebasan?

Posted: 10 October 2018

Melalui kumpulan puisi Di Ampenan, Apa Lagi Yang Kau Cari? (2017), Kiki Sulistyo secara khusus menyoroti fenomena sosial yang terjadi di Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Fenomena-fenomena tersebut sering kali hadir bersama nama latar lokal seperti Simpang Lima, Pantai Ampenan, Kubur Dende, Bioskop Ramayana, Kelayu, dan lain-lain. Puisi-puisi semacam itu…

Perempuan dari Ampenan: Skenario Panjang Puisi Kiki Sulistyo

Posted: 4 October 2018

Judul yang saya terakan hampir tidak pernah saya bayangkan memiliki nada yang begitu rupa. Ada kekhawatiran yang cukup mengganggu demi menoleh kembali kepada judul termaksud, apakah ia punya korelasi yang ketat dengan keseluruhan pembahasan atau hanya akan jadi gula-gula yang saya tempatkan sebagai nama tulisan. Setelah saya amati sekali lagi…

Suara Hati, Tabuh Genderang Melalui Kesadaran

Posted: 20 September 2018

Sebagai orang yang telah mengecap pendidikan formal, apakah benar adanya bahwa kita sungguh lebih terpelajar dari masyarakat adat? Sebagian dari kita pernah membatinkan hal demikian. Jika tidak, setidaknya, (pernah) menganggap bahwa buku beserta tetek bengeknya adalah representasi pendidikan terbaik. Susan George dalam The Lugano Report:  On Preserving Capitalism in Twenty-first…

Berkarya Lewat Penerjemahan

Posted: 29 August 2018

Menerjemahkan bukan pekerjaan yang kucita-citakan sejak masa kecil. Saya terpikir menjalani profesi ini hanya setelah aku menjadi pengangguran selama dua tahun namun tidak ingin bekerja di perusahaan atau jadi pegawai negeri. Keinginanku untuk menjalani hidup yang tidak jauh dari dunia pengetahuan, keasyikan membaca dan suasana belajar—padahal tidak punya dana untuk…