Opini

Pregnancy Fetishism dalam Foto Sampul Demi Moore 1991

Suatu hari saya bertanya pada kawan perempuan saya, “Apa yang kamu pikirkan ketika kamu melihat foto ini?” “Jijik ih. Ngapain coba lagi hamil difoto-foto”, ujarnya. “Jijiknya kenapa?”, tanya saya lebih

Siapkah Kita Kehilangan Taman Sriwedari? Ah, Mungkin Sudah

“Menawi malem Jumuwah sarta malem Ngahad mawi tetingalan gambar sorot, ringgit tiyang, manawi Ngahad siyang, ringgit tiyang inggih main. Ingkang dhateng ningali boten ngemungaken bangsa Jawi kemawon, bangsa Cina, Koja,

Kebakaran Jenggot Rumah Cimanggis

Sebuah kota hidup dan terus melaju pada lini sejarahnya dari berbagai tinggalan yang masih tampak di tiap sudut ruas jalanannya. Kita boleh saja mengingat di sudut sebelah sana pernah ada

Hikayat Winning Eleven

Tiga dekade lalu, di setiap kota kecil di Jawa selalu ada seorang bocah yang dilahirkan sebagai jawara Winning Eleven.  Tak peduli di kecamatan mana atau kelurahan apa, selama ada rental

Post-warkop: Dialektika dan Perenungan di tengah Keramaian

Membaca keramaian tentu saja tidak dapat dilepaskan dari terjadinya interaksi antarperson yang terlibat di dalamnya. Singgungan-singgungan yang terus terjadi memunculkan aksi dan reaksi yang menghasilkan lanskap unik tentang bagaimana memaknai

In Absentia Sumpah Pemuda dan Sastra

Indonesia menyatakan kemerdekaannya tidak dengan menembakkan bedil atau meriam ke udara, tapi dengan membacakan sebuah naskah proklamasi. Naskah yang disusun dalam bahasa nasional, bahasa Indonesia, bukan bahasa kolonial milik Belanda

Pentingnya Pemuda Generasi 2028

Mari kita akui bahwa pada tahun 1945 Indonesia tak akan merdeka tanpa 1928. Pun 1928 tak akan ada tanpa 1908, dan tiada 1908 tanpa momentum Politik Etis yang membawa ilmu

Tulisan Terbaru