Puisi

Dalam Kereta oleh Muhammad Lutfi

Catatan Redaksi: Puisi dalam Kereta menceritakan pertemuan dua orang dalam sebuah perjalanan. Namun pertemuan yang indah itu hanya terjadi dalam ruang yang sempit dan sementara lalu dengan cepat berakhir. Intensitas

Borneonesia oleh Hadi Winata

Dalam puisi berjudul Borneonesia, Hadi Winata mengkonstruksi gambaran mengenai eksploitasi alam yang terjadi di Borneo. Namun, eksploitasi tersebut tidak hanya mengancam kehidupan manusia tetapi juga flora dan fauna yang ada

Angin Memeluk Daun oleh Ricardhus Benny Pradipta

ANGIN MEMELUK DAUN Di antara prahara dan kabut Aku adalah haru Ketika pada pagi ada pohon tumbuh di musim kemarau Embun bersenandung merasa hujan Angin memeluk daun Supaya tak lelah

Mengejar Abad yang Berlari oleh Muhammad Husein Heikal

Mengejar Abad yang Berlari abad-abad berlalu meninggalkan debu pada pelupuk kenang yang tinggal masa lalu malam tak pernah bertanya bagaimana ia lahir lantas beberapa jenak bintang-bintang datang berpesta dan menyetubuhinya

Ruang dan Waktu oleh Irwan Apriansyah

PENEGASAN Ia terbangun Dengan seribu kecemasan Di matanya Kegelapan merambat di wajah langit Gemintang seolah redup Bulan tak lagi tembaga Dunia kehilangan warna Kata-kata menjauh dari lidah Sang kekasih bangkit,

Di Bangku Bus Malam oleh Remon Sulaiman

DI BANGKU BUS MALAM   Sebuah tanda pesan membuat gemetar dada telepon genggamnya Sejenak dering memecah di udara Juli yang kering   Tidakkah kau akan pulang malam ini, tualang Kemana

Obituari Jiwa oleh Nugroho Adi

OBITUARI JIWA Gusti, aku khawatir lelahku menggigil di kulkas artis-artis yang mendadak jualan kue khas.   Gusti, aku cengang   jalan dan jembatan membekam luka tapi di langit sana justru

Tulisan Terbaru