Cerpen

Tenggat

Anjing. Anjing. Anji-. Umpatanmu tertahan. Kelima jarimu masih meraba-raba tuts keyboard tanpa berkeinginan mengetik apa pun. Di pukul dua dini hari, di hadapan poster film Dunkrik, pikiranmu melayang seperti pesawat

Penyemat Suci

PERUTKU mual! Bagaimana tidak, di depan matamu sendiri parang mengilat terus-terusan digosok batu asah. Leherku terikat di bawah pohon besar dan sangat kokoh, tubuhku yang kecil tidak bisa berbuat apa-apa.

Pojok Bumi di Ujung Gang Gelap

Kupilih kau dari yang banyak, tapi sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring1)Pemberian Tahu, puisi Chairil Anwar.. Dalam akuarium kaca ada ikan-ikan beraneka warna beraneka rupa. Dalam akuarium ikan-ikan berenang

Masa Depan Nolan

Ketika Wawan mendengar, atau tepatnya menonton atau lebih tepatnya lagi membaca teks terjemahan dari seorang perempuan kepada Christian Bale, yaitu: kalau kau lebih kurus dan kurus lagi, kau tidak akan

Bulu Hidung

Persoalan terbesar manusia adalah perut, isi kancut, lubang kentut, mulut, lutut, dan sikut. Lain dari itu biasanya remeh-temeh belaka. Dan perasaan hanya istilah untuk menerjemahkan persoalan-persoalan tadi. Biasanya seperti itu,

Seni Hidup Lelaki Bujang

Di usia ke-27 saya dipaksa khawatir soal pernikahan. Bagi saya, dewasa bukan soal angka. Dan kalau menikah dianggap tanda dari fase kedewasaan seseorang, saya lebih baik ke Timbuktu saja, menemani

Mpantung

“Sebaiknya kau segera pulang minggu ini. Orang-orang di kampung benar-benar menunggumu. Kalau tidak kau bakal kena kutukan. Dibuang, dianggap mati!” Begitulah desakan Beko kepada kawan seperantauannya, Lanur. Sebenarnya itu lebih

Hujan Asam Minggu Malam

“Sabir, Sabir, ini sudah jam sepuluh, kau harus pulang,” katanya, seperti berbisik. “Tidak baik di sini lama-lama. Tidak masalah di luar hujan, tabrak saja. Lagi pula, ada jas merah polkadot

Tulisan Terbaru