Cerpen

Hujan Asam Minggu Malam

“Sabir, Sabir, ini sudah jam sepuluh, kau harus pulang,” katanya, seperti berbisik. “Tidak baik di sini lama-lama. Tidak masalah di luar hujan, tabrak saja. Lagi pula, ada jas merah polkadot

Kisah yang Tak Ingin Kauceritakan

Jika kau pulang ke rumah menemui ibumu, kau selalu memilih untuk datang selain hari Minggu. Sebab itu adalah hari khusus bagi keluarga besarmu untuk berkumpul di rumah dan bercerita tentang

Dia yang Mengaku Termiskin di Dunia

M senantiasa memandang dirinya sebagai seseorang yang serba kurang dibandingkan dengan orang-orang di sekitarnya. Kalau bertemu abang becak, ia merasa tak punya becak. Kalau bertemu pemulung, ia merasa tak punya

Melarung Sesajen Luka

Ujung wajah layung sedikit mengintip dari balik awan saat kakiku yang bersepatu biru menapaki Terminal Harjamukti, Cirebon. Baru kutumpangi bus Bandung-Cirebon dari Jatinangor. Aku dilanda rindu kepada Mimi dan ingin

Kaki Langit

Tepat di seberang jendela kamar apartemenku, aku  mendapati seorang lelaki berumur hampir satu abad. Dengan setia ia memeluk tiang lampu jalan. Nanar mukanya sendu, seakan menyimpan segudang kelelahan. Beberapa botol

Benarkah Pak Jon Menulis Surat Wasiat?

“Bukankah Pak Jon nggak pernah bercinta?!” tanyamu padaku. Wajahmu tampak indah kalau sedang penasaran. Sambil menikmati pandang manjamu, kucoba ceritakan kisah nyata itu: Kala itu umur Pak Jon baru saja

Tulisan Terbaru