Sepucuk Surat Untuk Puisi oleh Abdee Wahab

Posted: 22 June 2018

Catatan Redaksi: Puisi adalah dunia kebahasaan yang diutus penyair untuk menyampaikan gagasan, perasaan yang selama ini tinggal dalam diri penyairnya. Setelah diciptakan, ia pun dibebaskan untuk mengembara. Sayangnya, justru melalui puisi-puisi ini, saya menemukan suara penyairnya yang seringkali merasa bahwa puisi ciptaannya tidak pernah bisa mewakili suara dari penciptanya sendiri….

Hubungan Baik antara Budaya, Bahasa, dan Kognisi Manusia

Posted: 12 June 2018

SEMENJAK kematian Nzaat dalam suatu perburuan, Urf-lah yang kemudian dipilih oleh kelompoknya untuk menjadi pemimpin yang baru. Secara fisik ia memang telah memenuhi beberapa syarat untuk dijadikan sebagai pemimpin. Badannya besar dan pergerakannya cukup lincah.  Dari beberapa perburuan— jika dibanding dengan pejantan yang lain—Urf adalah yang paling handal dalam perkara…

Tenggat

Posted: 5 June 2018

Anjing. Anjing. Anji-. Umpatanmu tertahan. Kelima jarimu masih meraba-raba tuts keyboard tanpa berkeinginan mengetik apa pun. Di pukul dua dini hari, di hadapan poster film Dunkrik, pikiranmu melayang seperti pesawat yang kehilangan daratan. Tirai notifikasi menampakkan satu pesan yang belum dibaca, tapi kau benar-benar tidak ingin membacanya. Sebab pesan itu…

Depan Ranjang Ayah Saya oleh Vitra Fhill Ardy

Posted: 1 June 2018

Catatan Redaksi: Saya pernah melihat bulan purnama pada dini hari dan itu menjadi salah satu pemandangan paling indah yang pernah saya lihat semasa hidup. Tapi puisi berjudul Gigil yang juga menghadirkan bulan yang sama dengan apa yang saya lihat ternyata hadir dalam suasana yang sungguh berbeda. Dari sini saya melihat…

Karet Gelang oleh Nurholis

Posted: 25 May 2018

Catatan Redaksi: Salah satu yang membuat puisi-puisi ini menarik karena hadirnya subjek antropomorfisme yakni benda-benda hidup layaknya manusia yang sebenarnya merupakan benda sederhana yang hadir di tengah-tengah kita tetapi kadang kita tidak terlalu memperhatikannya. Dengan menghidupkan benda-benda tersebut selayaknya manusia yang punya perasaan, maka secara tidak langsung kita dibawa lebih…

Penyemat Suci

Posted: 22 May 2018

PERUTKU mual! Bagaimana tidak, di depan matamu sendiri parang mengilat terus-terusan digosok batu asah. Leherku terikat di bawah pohon besar dan sangat kokoh, tubuhku yang kecil tidak bisa berbuat apa-apa. Aku perkirakan usia pohon itu sekitar seratus tahun lebih kalau dilihat dari ukuran dan pahatan kulitnya. Aku memang tidak bisa…

Peluncuran Buku Sepotong Dunia Emha karya Latief S. Nugraha

Posted: 21 May 2018

Rumah Maiyah Emha Ainun Nadjib didukung oleh Penerbit Octopus dan Studio Pertunjukan Sastra menggelar acara Peluncuran Buku Sepotong Dunia Emha karya Latief S. Nugraha. Akan hadir selaku pembicara pada acara ini Dr. Aprinus Salam, M.Hum., Muhammad Zuriat Fadil, dan Latief S. Nugraha yang dipandu oleh Sukandar. Dalam kesempatan ini Emha…