Skip links

Sexy Killers: Bukan Film Mesum, Tapi Sangat Vulgar

Film ini dengan sangat lancang juga membeberkan keterlibatan kedua pihak capres dalam industri batu bara di negeri ini. Nama-nama politisi dan pejabat negara dari kedua kubu yang memiliki perusahaan pertambangan dibocorkan tanpa tedeng aling-aling. Di kubu 01, misalnya, muncul nama Luhut Pandjaitan yang saat ini menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Jusuf Kalla, dan Harry Tanoesoedibjo. Di kubu 02, tentu saja pasangan Prabowo-Sandi sendiri merupakan pemilik berbagai macam perusahaan tambang batu bara. Disusul pula dengan sederet nama lain, seperti Hasyim Djojokusumo dan Tommy Soeharto. Sexy Killers bahkan membuat saya punya sudut pandang baru tentang Kaesang dan Gibran, duo anak kandung Presiden Jokowi yang selama ini saya anggap bersih karena mereka bekerja keras lewat jualan pisang dan martabak. Kalau kalian juga berpikiran demikian, maka film ini akan membuat kalian menjadi lebih skeptis.

Keluarga Cemara: Kesengsaraan Tak Melulu Menyedihkan

Semasa kanak, tayangan-tayangan televisi cuma hiburan di waktu sempit. Sekadar pengisi masa tenggang di antara waktu belajar dan keharusan tidur tepat pukul 21.00 WIB. Meski begitu, aku ingat pernah memiliki gaun hitam yang di bagian dadanya tertera judul sinetron fenomenal – setidaknya di lingkungan tinggalku. Apalagi kalau bukan Tersanjung (1998-2005).

Tengkorak: Fiksi Ilmiah dengan Rasa Lokal

Selama ini menonton film fiksi ilmiah atau lebih akrab disebut science fiction (sci-fi) sudah pasti berkiblat pada Hollywood. Rasanya agak aneh jika menonton film fiksi ilmiah yang dibuat sendiri oleh sineas dalam negeri. Tengkorak menjadi kebanggaan perfilman Indonesia yang minim diperbincangkan dan disorot oleh masyarakat. Pasalnya, film ini merupakan film