Via Vallen oleh Bagas Nik Harsulung

Posted: 7 September 2018 by Bagas Nik Harsulung

VIA VALLEN

aku masih bocah itu, Vi.
yang belum lurus lidahnya
dan kerap gagap setiap
mengucap; Ea.. Ea..

aku masih bocah itu.
yang berjoged di bawah
panggung, sebab belum
paham: bagaimana

menggerakan tangan
agar selaras dengan
irama kendang.

ya. aku memang bocah
yang perlu belajar kasih
supaya sanggup mengucap

Sayang…

opo kowe krungu?

KEKASIH BULAN

“Bulan. Beri aku pacar.
Yang seksi saja.
Biar aku jadi bajunya.”

begitulah doa yang kau
ingat, usai percintaanmu
kandas di tengah jalan.

ah. andai engkau sadar
kalau aku sekadar
cek ombak,

tentu engkau tak
perlu sampai
meminta
pacar.

LESUNG PIPI

1.
sampai saat ini, ia belum paham.
apa gunanya sumur di ladang, selain
membuat orang gampang bunuh diri.

2.
banyak orang tertarik mendengar kabar
tentang sumur yang terlantar. bahkan rela
mengantre, hanya demi mencelupkan diri
ke dasar sumur yang kerap memancarkan sinar.

3.
hingga suatu malam turun hujan besar
–ladang banjir dan sumur ditelan air
ia lihat sinar itu muncul ke permukaan
mengecup ladang seperti ibu meredakan demam.

Pendapat Anda: