Siasat Klasik Merampok Buku di Masa Depan

Posted: 9 October 2018 by Ifan Afiansa

Udah, tinggal aja. Kamu belum hidup di masa manusia terpikir untuk mencuri buku,  ok. Begitu pesan yang kukirim pada Ina. Ina ragu dan meminta pendapatku perihal meninggalkan novel War and Peace—yang juga masih bau toko—di meja perpustakaan kampus. Ada jeda beberapa saat selepas tanda centang di Whatsapp membiru. Displai ruang…

Read more

Tenggat

Posted: 5 June 2018

Anjing. Anjing. Anji-. Umpatanmu tertahan. Kelima jarimu masih meraba-raba tuts keyboard tanpa berkeinginan mengetik apa pun. Di pukul dua dini hari, di hadapan poster film Dunkrik, pikiranmu melayang seperti pesawat yang kehilangan daratan. Tirai notifikasi menampakkan satu pesan yang belum dibaca, tapi kau benar-benar tidak ingin membacanya. Sebab pesan itu…

Selamat Ulang Tahun [Etgar Keret]

Posted: 29 March 2018

Sebuah bus berhenti, supirnya tersenyum padamu, jendela-jendelanya memancarkan pantulan mentari, dan kau cukup banyak terkena pantulannya. Pada baris kiri, tersisa satu kursi terakhir yang belum terisi, kursi favoritmu. Bus mulai bergerak, lampu APILL menyala hijau saat mendekat, seorang lelaki memunguti bekas kulit kuaci ke dalam kantung kertas. Kondektur tua tidak…

Catatan Orang Dalam di #TahunBaruDiJBS

Posted: 11 January 2018

Selepas mengerjakan tugas di minggu tenang, saya memacu motor menuju Gang Semangat di daerah Wijilan. Jika masih merasa asing dengan Kedai Jual Buku Sastra (JBS), dipastikan kau  tak akan pernah menghitung berapa jumlah rumah makan gudeg yang harus dilalui untuk sampai di sana. Ada sekitar delapan. Atau sepuluh? Entahlah. Sesampainya…

Solidaritas [Italo Calvino]

Posted: 22 August 2017

Aku berhenti untuk mengawasi mereka. Mereka sedang bekerja pada malam hari, di jalan kecil, mengotak-atik rolling door sebuah toko. Rolling door itu tampak berat, mereka menggunakan linggis untuk mencungkil, namun tetap saja tidak bergeser. Aku berjalan mengitari, tidak ke mana pun, semauku. Aku meraih linggis untuk memberi mereka bantuan. Mereka…

Pipa [Etgar Keret]

Posted: 28 March 2017

Ketika aku kelas tujuh, sekolah mendatangkan psikiater dan meminta kami untuk mengikuti serangkaian tes. Ia memperlihatkan duapuluh kartu, satu demi satu, dan menanyakan apakah ada yang salah dengan gambar di kartu tersebut. Menurutku kartu-kartu itu terlihat baik-baik saja, namun ia mendesakku dan kembali menunjukkan kartu pertama—satu-satunya kartu yang terdapat gambar anak…