Yerusalem oleh Thoriq Aufar

Posted: 29 December 2017 by Thoriq Aufar

yerusalem

Catatan Redaksi: Dalam bayangan perang, Yerusalem menjelma ladang penuh pertumpahan darah nir kasih sayang diantara pemeluk agama. Yerusalem yang menjadi simbol perdamaian tiga agama samawi justru luntur akibat perselisihan yang tak kunjung habisnya. Puisi ini nampaknya mengonstruksi realitas yang demikian. Pertentangan antara yang ideal dan yang real begitu kentara, antara…

Read more

[Ngibul #46] Menjelang Malam di Tepi Bethlehem

Posted: 25 December 2017

Sore itu sama seperti sore-sore sebelumnya, aku menemui Baz di padang Yaar. Tempat itu terletak di tepian Bethlehem. Kata orang-orang tua, Daud menggembalakan kambing dan domba milik ayahnya di padang itu dan tradisi itu masih berlanjut walaupun sempat terputus pada masa pembuangan di Babilonia. Bethlehem, kota kelahiranku memang hanya kota…