[Ngibul #47] Pertama, Orang-orang yang Hanya Membaca Buku-buku Tere Liye. Kedua, Orang-orang yang Merasa Tidak Suka Membaca

Posted: 8 January 2018 by Bagus Panuntun

Tak terasa sudah tahun 2018. Artinya, setahun sudah saya menjadi pelapak buku online. Melapak buku pun dimulai dengan posisi keterhimpitan yang keparat. Januari tahun lalu, nasib hidup saya benar-benar kecut. Skripsi belum selesai, beasiswa negara tak lagi cair, ditambah saya harus keluar kerja. Maka dengan gaji terakhir yang bahkan kurang dari UMR Jogja, saya nekat menggunakan uang tersebut untuk mengulak…

Read more

[Ngibul #31] Gara-Gara Tere Liye

Posted: 11 September 2017 by Andreas Nova

Barangkali jika polemik pajak penulis dan Tere Liye sudah bergulir satu dekade yang lalu, mungkin ibu saya tidak akan memberikan restu untuk berkuliah di Jurusan Sastra. Selepas SMA, masuk UGM bukan tujuan utama saya. Predikatnya sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia sudah membuat saya minder. Semula saya lebih memilih main aman untuk mendaftar universitas-swasta-yang-jelas-diterima-dan-tinggal-bayar-lebih atau sekolah-tinggi-yang-kekurangan-mahasiswa-masuknya-mudah-keluarnya-apalagi. Tapi ibu saya…

Read more