Tenggat

Posted: 5 June 2018

Anjing. Anjing. Anji-. Umpatanmu tertahan. Kelima jarimu masih meraba-raba tuts keyboard tanpa berkeinginan mengetik apa pun. Di pukul dua dini hari, di hadapan poster film Dunkrik, pikiranmu melayang seperti pesawat yang kehilangan daratan. Tirai notifikasi menampakkan satu pesan yang belum dibaca, tapi kau benar-benar tidak ingin membacanya. Sebab pesan itu…

Depan Ranjang Ayah Saya oleh Vitra Fhill Ardy

Posted: 1 June 2018

Catatan Redaksi: Saya pernah melihat bulan purnama pada dini hari dan itu menjadi salah satu pemandangan paling indah yang pernah saya lihat semasa hidup. Tapi puisi berjudul Gigil yang juga menghadirkan bulan yang sama dengan apa yang saya lihat ternyata hadir dalam suasana yang sungguh berbeda. Dari sini saya melihat…

Mahasiswa Hari Ini: Sastra, Game, dan Krisis Empati

Mahasiswa Hari Ini: Sastra, Game, dan Krisis Empati

Posted: 30 May 2018

Masih segar di ingatan kita peristiwa tawuran mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Februari 2018 lalu. Terdapat dua kelompok mahasiswa; Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang terlibat baku-hantam dengan lemparan batu dan bom molotov di kampus mereka sendiri (Detik.com, 05/02/2018). Hal ini sangat disayangkan. Mengingat mahasiswa yang…

[BBS #152] Malam Sastra Seribu Bulan

Posted: 25 May 2018

Studio Pertunjukan Sastra (SPS) bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta menggelar acara Bincang-Bincang Sastra edisi 152 dengan edisi khusus Malam Sastra Seribu Bulan #11 bertajuk “Senandung Rindu Rasul: Tadarus Puisi-Puisi untuk Nabi”. Digelar di Bulan Ramadan 1439 H, acara Bincang-Bincang Sastra kali ini menghadirkan pembicara Ki H. Ashad Kusuma Djaya…

Karet Gelang oleh Nurholis

Posted: 25 May 2018

Catatan Redaksi: Salah satu yang membuat puisi-puisi ini menarik karena hadirnya subjek antropomorfisme yakni benda-benda hidup layaknya manusia yang sebenarnya merupakan benda sederhana yang hadir di tengah-tengah kita tetapi kadang kita tidak terlalu memperhatikannya. Dengan menghidupkan benda-benda tersebut selayaknya manusia yang punya perasaan, maka secara tidak langsung kita dibawa lebih…

Penyemat Suci

Posted: 22 May 2018

PERUTKU mual! Bagaimana tidak, di depan matamu sendiri parang mengilat terus-terusan digosok batu asah. Leherku terikat di bawah pohon besar dan sangat kokoh, tubuhku yang kecil tidak bisa berbuat apa-apa. Aku perkirakan usia pohon itu sekitar seratus tahun lebih kalau dilihat dari ukuran dan pahatan kulitnya. Aku memang tidak bisa…

Pada Sebuah Perjalanan oleh Mahfud RD

Posted: 18 May 2018

Catatan Redaksi: Dengan mengambil tema kerinduan dan bayangan tentang Yogyakarta, puisi ini nampak mengulang apa yang sudah dinyatakan oleh KLA Project dalam Lagunya “Yogyakarta” atau ungkapan puitik Penyair Joko Pinurbo bahwa “Jogja terbuat dari rindu, pulang dan angkringan.” Puisi ini seolah mengulang perasaan yang sama dan hampir dialami oleh orang…