[Ngibul #35] Membedakan Kesan dengan Kritik *

Posted: 9 October 2017 by Asef Saeful Anwar

kritik

Can you read a text without wondering what reading is? (Bourdieu, In Other Words).   “Kamu memandang sastra seperti agama. Padahal, sastra itu kibul. Sastra cuma bualan.” Aku tak berani memalingkan muka ke arahnya. Hanya mampu kutatap ombak sembari kulempari laut dengan kerikil. “Apakah ada yang lebih baik mengajarkan kebenaran selain dengan kebohongan?” Meskipun tak melihat wajahnya saat itu, aku…

Read more

Sekolah Kritik Budaya

Posted: 8 May 2017 by Redaksi Kibul

SEKOLAH KRITIK BUDAYA merupakan acara pendidikan dan pelatihan untuk membentuk nalar kritis dalam bidang budaya, sosial dan humaniora. Sejatinya, budaya—dalam bermacam bentuknya—bukan sekedar ekspresi ideal sebuah masyarakat. Di dalamnya kita akan menemukan bermacam konstruksi yang berkaitan dengan kelas, ideologi, jender, politik, dan lain-lain. Dengan memahami budaya secara kritis kita akan menemukan ketidaksetaraan, ketimpangan, ketidakberimbangan dan ketidakadilan yang beroperasi secara lembut…

Read more

Sal Murgiyanto: Ketika Cahaya Merah (Tetap) Berpijar [Bagian Kedua – Habis]

Posted: 22 February 2017 by Michael H.B. Raditya

Sal

Catatan Redaksi: Artikel ini cukup panjang, demi kenyamanan pembaca kami membagi artikel ini menjadi dua bagian. Ini adalah bagian yang kedua. Bagian pertama bisa disimak di Sal Murgiyanto:  Ketika Cahaya Merah (Tetap) Berpijar [Bagian Pertama]   Sekembalinya ke tanah air pada Desember 1976, Pak Sal turut membantu Sardono dalam beberapa karyanya. Selain itu, ia juga langsung diminta menangani dua pekerjaan…

Read more

Sal Murgiyanto: Ketika Cahaya Merah (Tetap) Berpijar [Bagian Pertama]

Posted: 22 February 2017 by Michael H.B. Raditya

Sal

Catatan Redaksi: Artikel ini cukup panjang, demi kenyamanan pembaca kami membagi artikel ini menjadi dua bagian. Ini adalah bagian yang pertama.   Pada tahun 1993, kalimat yang senada dengan tajuk tulisan ini menjadi judul dari sebuah buku. Buku bertajuk Ketika Cahaya Merah Memudar terbit dan cukup menyita perhatian pelbagai kalangan seni ketika itu. Jika dicermati tajuk dari buku tersebut, mungkin…

Read more