[BBS #151] Setahun Kibul: Penulis Muda dan Sastra Daring

Posted: 24 April 2018

Studio Pertunjukan Sastra bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Media Sastra Alternatif Kolektif Kibul (http://kibul.in) menggelar acara Bincang-bincang Sastra edisi 151 dengan tajuk “Setahun Kibul: Penulis Muda dan Sastra Daring”. Acara ini akan digelar pada Sabtu, 28 April 2018 pukul 20.00 di Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta. Kali ini…

[Ngibul #62] Pendidikan Membenci Bangsanya Sendiri

Posted: 23 April 2018

“Ada beberapakah di antara Engku-Engku yang ada di sini, yang sudah bersekolah pemerintah? Tahukah Engku-Engku akan maksud sekolah itu? Supaya anak-anak kita suka kepadanya dan benci kepada bangsanya sendiri.”   Perkataan itu keluar dari mulut si antagonis bernama Datuk Meringgih dalam novel Sitti Nurbaya karangan Marah Roesli. Semasa kecil saya…

Demokrasi dan Tahun Politik 2018

Posted: 21 March 2018

Dalam beberapa waktu belakangan ini media massa di tanah air seringkali dihiasi dengan pemberitaan terkait proses dan persiapan menuju pesta demokrasi yaitu pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di sejumlah Provinsi, Kabupaten maupun Kota. Sebagaimana data yang telah dirilis pada website otda.kemendagri.go.id, terdapat sejumlah 171 daerah yang akan melaksanakan pemilihan…

Pregnancy Fetishism dalam Foto Sampul Demi Moore 1991

Posted: 7 March 2018

Suatu hari saya bertanya pada kawan perempuan saya, “Apa yang kamu pikirkan ketika kamu melihat foto ini?” “Jijik ih. Ngapain coba lagi hamil difoto-foto”, ujarnya. “Jijiknya kenapa?”, tanya saya lebih lanjut. “Ya kan kalau sedang hamil badan sedang kelebihan.” “Kelebihan? Maksudmu, jadi gak estetis dilihat?” “Iya, betul ga estetis.” Bisa…

[Ngibul #55] Sisa-sisa Adu Domba

Posted: 5 March 2018

23 Agustus 1682,  kapal Kemphorn diberangkatkan dari Inggris menuju Banten. Menumpang di dalam kapal, serombongan diplomat Kesultanan Banten yang dipimpin Kiai Ngabei Nayawipraja dan Kiai Ngabei Jayasedana. Membawa pulang hasil diplomasi 3,5 bulan dalam secarik surat pribadi yang diserahkan setangan kepada mereka oleh Raja Charles II untuk Sultan Ageng. Isinya…

Siapkah Kita Kehilangan Taman Sriwedari? Ah, Mungkin Sudah

Posted: 21 February 2018

“Menawi malem Jumuwah sarta malem Ngahad mawi tetingalan gambar sorot, ringgit tiyang, manawi Ngahad siyang, ringgit tiyang inggih main. Ingkang dhateng ningali boten ngemungaken bangsa Jawi kemawon, bangsa Cina, Koja, Jepan, Kaji, Arab, Wlanda punapadene bangsa sabrang sanesipun” –Yasahardjana, Babad Sriwedari, 1926. “Ketika Malam Jumat dan Malam Minggu, ada pemutaran…