kirana

Kematian Kirana

Posted: 7 November 2017

Kirana tergeletak di halaman belakang rumahnya. Di antara rerumputan berembun dan aroma nasi yang ditanak tetangganya, ia tertidur. Sungguh, bagi siapa saja yang melihatnya pasti akan merasakan suasana damai sekaligus haru. Matanya terpejam dengan wajar, tidak terlalu rapat namun juga tidak menyisakan sehimpit celah. Sesekali bibirnya melengkungkan senyum tanpa sebab yang jelas. Ia menyembunyikan alasannya di tempat yang tak bisa…

Read more

[Ngibul #39] Untuk Mereka yang Menderita di Bawah Pemerintahan Pontius Pilatus

Posted: 6 November 2017

Hari ke-14 bulan Nisan. Akhirnya tiba sudah, disertai gugur daun zaitun dan hembusan kasar angin penggiring pasir berkapur menelusuk mata para gembala. Hari kematian sepupuku, si pencuri ternak. Si pembunuh ternak tepatnya, ia mencuri namun tanpa menikmati hasilnya. Terbunuh sia-sia dia, si domba curian, karena orang banyak telah mulai melempari batu saat sepupuku baru saja bersiap menggarami seiris besar daging…

Read more

Apa Ada yang Lebih Asu dari Rindu? oleh Asef Saeful Anwar

Posted: 6 November 2017

Apa Ada yang Lebih Asu dari Rindu? pertemuan kali itu kita malumalu bertatapan dan gelagapan mencari pegangan tapi tak bisa saling menggenggam   katakata patah sebelum diucapkan darah dan napas beradu terburu tak ada yang ingin disimpan tapi segalanya tersembunyikan sampai perpisahan   apa ada yang lebih asu dari rindu yang makin menggonggong selepas bertemu?   pada dinding kubisikkan perasaaan…

Read more

Seni & Multi-medialitas

Posted: 4 November 2017

Program studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gajah Mada Yogyakarta secara berkala mengadakan seminar atau diskusi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memproduksi keilmuan seni. Berbagai tema telah diusung dalam tiga tahun terakhir, seperti Seni Politik-Politik Seni, Art and Beyond, dan The Power of Art. Tahun ini tema Seni dan Multi-medialitas akan diwacanakan melalui kegiatan seminar…

Read more

Di Bangku Bus Malam oleh Remon Sulaiman

Posted: 3 November 2017

DI BANGKU BUS MALAM   Sebuah tanda pesan membuat gemetar dada telepon genggamnya Sejenak dering memecah di udara Juli yang kering   Tidakkah kau akan pulang malam ini, tualang Kemana lagi kau akan pergi ?   Ke Jambi Ke Muara Batanghari Kukejar engkau Duhai, rindu yang pergi   Muarabungo, 2017     SEBUAH BUS MALAM YANG TERPAKSA BERANGKAT PAGI Sebuah…

Read more
kritik sastra

Seminar Nasional Mencari Formula Baru Kritik Sastra Indonesia

Posted: 31 October 2017

Studi sastra dari masa ke masa senantiasa mengalami perkembangan. Bergerak dinamis antara dibentuk dan membentuk kebudayaan sebuah zaman. Pada suatu masa studi sastra semata berkutat pada teks dengan aras strukturalisme dan formalisme, di masa yang lain dapat menjadi studi yang sifatnya interdispiliner dengan menyerap teori-teori sosial dan budaya untuk mengkaji karya sastra, di masa berikutnya studi interdispliner juga bisa dikritisi…

Read more

[Ngibul #38] Tentang Penindasan Pribumi terhadap Rakyat Indonesia di Masa Kolonial

Posted: 30 October 2017

Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya. Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai terjadi di Jakarta ini apa yang dituliskan dalam pepatah Madura, “Itik se atellor, ajam se ngeremme.” Itik yang bertelur, ayam yang mengerami….

Read more