Obituari Jiwa oleh Nugroho Adi

Posted: 20 October 2017 by Nugroho Adi

OBITUARI JIWA Gusti, aku khawatir lelahku menggigil di kulkas artis-artis yang mendadak jualan kue khas.   Gusti, aku cengang   jalan dan jembatan membekam luka tapi di langit sana justru gedung dan pagar terus dipugar.   Gusti, aku lemas sawahku gelagapan debu pabrik itu menubruk kemanusiaan dan piring makan ibu.   Gusti, aku sangsi doaku murung di dalam sarung para…

Read more