Hujan Asam Minggu Malam

Posted: 20 February 2018 by Reza Nufa

“Sabir, Sabir, ini sudah jam sepuluh, kau harus pulang,” katanya, seperti berbisik. “Tidak baik di sini lama-lama. Tidak masalah di luar hujan, tabrak saja. Lagi pula, ada jas merah polkadot itu, yang dulu kamu kasihkan di ulang tahunku yang kedua puluh. Sudah berlubang di pundaknya, tapi itu lebih baik daripada tidak.” Aku diam saja dan dia menggoyang-goyang pundakku. “Aku serius….

Read more