[Ngibul #38] Tentang Penindasan Pribumi terhadap Rakyat Indonesia di Masa Kolonial

Posted: 30 October 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya. Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai terjadi di Jakarta ini apa yang dituliskan dalam pepatah Madura, “Itik se atellor, ajam se ngeremme.” Itik yang bertelur, ayam yang mengerami….

Read more

Memperpendek Jarak, Mempersempit Ruang: Catatan atas Diskusi Bahasa dan Sastra di Era Multimedia

Posted: 18 October 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

Sebuah diskusi bertajuk Bahasa dan Sastra di Era Multimedia baru saja di gelar di Balai Bahasa Yogyakarta pada 13 Oktober 2017. Diskusi ini mendatangkan dua pakar di bidang bahasa dan sastra yakni Prof.Dr. Faruk dan Prof.Dr. Suminto A. Sayuti. Agaknya diskusi yang semula dirancang untuk melihat persoalan bahasa dan sastra di era multimedia ini pada gilirannya tanpa sadar tergiring pada…

Read more

[Ngibul #33] Fragmen, Fakta, Fiksi dan Film

Posted: 25 September 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

Fragmen-Fragmen Tentang Realitas dan Imajinasi Duduk atau terbaring di rerumputan sembari melihat langit yang dipenuhi awan merupakan pengalaman yang hampir dialami oleh semua anak kecil. Gumpalan awan yang berwarna putih itu kemudian bergerak akibat tiupan angin dan akan berubah menyerupai gajah, kodok, pesawat, perahu, naga dan lain sebagainya. Di mata anak-anak,  awan telah menjelma menjadi benda atau makhluk yang menghidupi…

Read more

[Ngibul #28] Jakarta Under-koper

Posted: 21 August 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

Tahun 2017 ini, release film berjudul Moammar Emka’s Jakarta Undercover yang merupakan film buah karya sutradara Fajar Nugros. Film yang dibintangi oleh Oka Antara, Baim Wong, Tiara Eve, Ganindra Bimo, Tio Pakusadewo, dan sederet nama beken lainnya ini diangkat dari buku Jakarta Undercover karya Moammar Emka, seorang jurnalis yang juga merupakan mantan santri Pesantren Mamba’ul Maa’rif, Jombang. Jakarta Undercover mengungkapkan berbagi realitas seksual  yang…

Read more

100 Tahun HB Jassin: Merenungkan Masa Depan Jassin dan Warisannya

Posted: 3 August 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

HB Jassin

Tanggal 31 Juli menjadi hari penting bagi sastra Indonesia. Pada tanggal itu, 100 tahun silam lahir seorang anak yang kelak dikenal dan dikenang sebagai sosok Paus Sastra Indonesia.  Ia tidak lain adalah HB Jassin, seorang kritikus sastra yang hingga hari ini masih terus dikenang jasa-jasanya. Meskipun telah lahir banyak kritikus yang mungkin lebih mumpuni dalam soal mengkritik karya sastra, HB…

Read more

[Ngibul #23] Membayangkan Timor Leste

Posted: 17 July 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

timor

Ada sebuah tulisan di Kompasiana yang membuat saya terkekeh dan miris membacanya ketika mencari bacaan mengenai Timor Leste. Kalimat yang membikin saya tercengang itu berbunyi kira-kira demikian: “Bagaimanapun masa terindah atau masa kejayaan Timor Timur bukan pada saat merdeka tetapi pada saat integrasi dengan Indonesia.” Saya tidak bisa membenarkan pernyataan itu sebagai sebuah sikap, bahkan andaikata saya orang Timor Leste…

Read more

Menyuarakan Kebisuan: Resensi Buku Antologi Puisi Tuhan dari Hal-Hal Bisu

Posted: 17 June 2017 by Fitriawan Nur Indrianto

Title: Antologi Puisi Tuhan dan Hal-Hal Bisu Author: Nur Fitri Rahdiktya Putri, Innezdhe Ayank Marhaeni, Ahmad Zulkarnain, Faiz Pranawestu, Kartina, Ari Wijayanti, dan Kamaludin Yahya Genre: Antologi Puisi Publisher: Gambang Buku Budaya Release Date: Mei 2017 Pages: xxii+146 hlm   “… But there are times when a critic truly risks something and that is the discovery and the defense of…

Read more