Persoalan Kebahasaan, Licentia of Poetica, dan Ekspresi Cinta: Sebuah Usaha Mendekati Puisi-puisi Shiny Ane El’poesya dalam Buku Kotak Cinta

Posted: 2 May 2018

Bahasa menjadi salah satu unsur paling penting bagi sastra. Tanpa bahasa, sastra hanya akan berhenti pada tataran ide belaka. Dengan kata lain, sastra menjadi (ada), terekspresi dan diterima oleh masyarakat pembaca karena  bahasa hadir sebagai medianya. Akan tetapi, bahasa sebagai media itu juga memiliki kompleksitas dan bukan tanpa persoalan. Bahasa…

[Ngibul #60] Mabuk Puisi di Bulan Puisi

Posted: 9 April 2018

April 2018, masyarakat Indonesia mendadak heboh. Sebuah puisi berjudul Ibu Indonesia karya Sukmawati Soekarnoputri yang dibacakan dalam acara “29 Tahun Anne Avantie Berkarya” di Indonesia Fashion Week tanggal 30 Maret 2018 menjadi viral, mengundang kehebohan dan melahirkan kontroversi. Kontroversi muncul karena di dalam puisi tersebut terdapat diksi-diksi antara lain:  syariat…

[Ngibul #54] Warna dalam Puisi Naya

Posted: 26 February 2018

Berkali-kali saya membolak-balik buku puisi Abinaya Ghina Jamela (selanjutnya disebut Naya) berjudul “Resep Membuat Jagat Raya”. Buku itu berisi 59 puisi yang merupakan hasil cipta dari gadis kecil berusia 8 tahun. Tentu ada banyak hal “ajaib” dalam puisi-puisi Naya, mulai dari imaji sederhana namun cukup membuat kita heran bagaimana bisa…

[Ngibul #48] Puisi dalam Stereotip Gaib dan Menye

Posted: 15 January 2018

Entah mengapa di kalangan masyarakat umum khususnya anak muda puisi kerap dianggap sebagai sesuatu yang kalau tidak gaib ya menye. Gaib karena bagi anak muda bahasa puisi dianggap sebagai bahasa yang berat. Seolah bahasa puisi adalah bahasa planet Namec yang ditulis para alien. Ketika seorang kenalan baru menanyakan pada kita…

Cerita Buat Su Jun Deng oleh Fitriawan Nur Indrianto

Posted: 12 January 2018

Cerita Buat Su Jun Deng Setelah kita duduk kembali di tepi pantai Laut yang kita pandang menjelma sebuah jalanpanjang Depan ribuan masa, laksamana menatap jauh cakrawala memegang erat panji dinasti sebuah amanat dibisikkan sang kaisar ke dalam dadanya -taklukanlah dunia tanpa peperangan- Setelah sujud terakhir pada Lao Mu langkah perkasanya…