Malam Puncak English Days 2017: Queen at Last, Beyond The Folktale of Lutung Kasarung

Posted: 28 October 2017 by Redaksi Kibul

Pada tahun ini, Program Studi Sastra Inggris UGM kembali mempersembahkan rangkaian acara dalam rangka melaksanakan acara tahunan Prodi, yaitu English Days. Dengan tema “The Eternal Wisdom of Folktales”, kami mengajak para pemerhati sekalian, baik, anak-anak, pelajar, maupun orang dewasa untuk ikut melestarikan nilai kearifan dalam cerita rakyat yang tak lekang oleh waktu dan harus senantiasa kita junjung dalam upaya menjadi insan yang lebih baik. Melalui teater musikal kami yang berjudul “Queen at Last, Beyond The Folktale of Lutung Kasarung” akan menampilkan sisi lain dari cerita daerah dari Jawa Barat yaitu Lutung Kasarung dengan memfokuskan ke ikatan persaudaraan antara Purbasari dan Purbararang. Teater musikal ini akan berkolaborasi dengan sutradara dan aktor besar Indonesia “Landung Simatupang” serta berbagai komunitas tari tradisional Indonesia.

Pertunjukan ini merupakan sebuah teater musikal hasil kolaborasi dari komunitas-komunitas seni di Program Studi Sastra Inggris, seperti Terasi (Teater Sastra Inggris), Icety (Komunitas Tari), Kombantrin (Komunitas Musik dan Band), dan Prasasti (Komunitas Musik Jawa/Gamelan). Satu hal yang paling membanggakan pada musical teater tahun ini adalah keterlibatan aktor Landung Simatupang. Beliau akan berkolaborasi penuh dengan aktor dan aktris Sastra Inggris lainnya dalam pementasan kali ini. Pertunjukan akan dilangsungkan pada hari Minggu, 12 November 2017 di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta. Hanya dengan tiket presale 1 25K, presale 2 30K, dan on the spot 35K, kami mengajak para pemerhati sekalian dari segala golongan untuk mengingat pentingnya melihat lebih dalam cerita rakyat yang kita punya dengan menyaksikan pertunjukan kami. Tiket sudah bisa dibeli secara offline dari tanggal 1 Oktober di ticket box depan Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya, UGM. Untuk informasi lebih lanjut dan tiket online hubungi Putri (line : putricyrus), atau instagram : @englishdays.ugm.

Acara ini kami selenggarakan dengan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, seperti UC Web Singapore PTE LDT, Sariayu, Kompas, Sari Roti, PT Rijen Cahaya Muliya, Klick, Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Maestro, Happy Puppy, Movie Box, Jolie, Ayam Preksu, Rumah Kreasi, dan Waroeng SS.

Demikian, rangkaian acara kami dalam English Days 2017 dapat menjadi bahan edukasi bagi generasi sekarang untuk meningkatkan rasa cinta terhadap cerita-cerita rakyat Indonesia dan melestarian budaya Indonesia.

 

Sinopsis:

Queen at Last (Beyond the folktale of Lutung Kasarung) bercerita tentang persaudaraan dua orang putri kerajaan, Purbasari dan Purbararang. Suatu hari, hubungan kakak-beradik yang penuh kasih harus terpecah sehingga mengakibatkan terusirnya salah satu putri dari istana. Dengan bantuan seekor lutung dan terungkapnya akar kebencian di dalam Kerajaan, kedua putri bangkit dengan caranya masing-masing. Mereka pun menyadari bahwa keluarga adalah tempat bernaung yang sesungguhnya.

Ekspositoris:

Purbasari dan Purbararang merupakan dua orang kakak-beradik yang saling mencintai. Purbasari dengan karakternya yang ceria namun menyebalkan mampu melengkapi Purbararang yang tidak percaya diri namun penuh kasih. Hubungan mereka begitu dekat, hingga suatu hari persaudaraan mereka diuji ketika iri dan dengki menyelimuti hati salah satu putri.

 

 

Redaksi Kibul.in membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun untuk berkontribusi dalam media ini. Kami menerima tulisan berupa cerita pendek, puisi, esai, resensi buku, dan artikel yang bernafaskan sastra, seni, dan budaya. Selain itu, kami juga menerima terjemahan cerpen dan puisi.

Silakan mengunjungi halaman cara berkontribusi di: http://kibul.in/cara-berkontribusi

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *